Grebeg Suro “Festival Reog Ponorogo”

baner1

Setelah acara yang diadakan ditahun tahun sebelumnya berhasil dan mencapai puncaknya yang digelar pada tanggal 5 hingga 8 Januari 2008 di Alon-Alon Ponorogo, kini acarapun digelar kembali. Ponorogo menggelar acara akbar tahunan berjuluk “Festival Reog Nasional XV” yang bertempat di Alon-Alon Ponorogo. Acara ini kerab dijuluki Grebeg Suro.

Grebeg Suro merupakan event budaya tersebar di kabupaten Ponorogo yang diselenggarakan dalam rangka menyongsong Tahun Baru Islam atau Tahun baru Saka yang sering dikenal sebagai tanggal satu Suro. Selain hal di atas, Grebeg Suro merupakan peristiwa ritual budaya yang sekaligus menjadi ajang pesta rakyat Ponorogo. Rangkaian acara Grebeg Suro meliputi Festival Reyog Nasional yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke15.

Festival Reog Ponorogo ke XV yang diselenggarakan telah dibuka resmi oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X hari Rabu tanggal 23 Desember 2008. Acara berlangsung sngat meriah. Pembukaan Grebeg Suro tak jauh beda dari yang sebelumnya tentunya penampilan Reog dan Kesenian lainnya dari beberapa daerah. Yang sudah menjadi langganan setiap di malam satu suro ini, disiang harinya terdapat acara Pawai yang bisa dikata dengan sebutan Kirab. Kirab ini seperti karanaval yang diikuti oleh perangkat kabupaten seperti Bupati dan wakilnya dan anak buah sampai para camat di kabupaten Ponorogo. Serta sekolah SMP, SMA, MTs, MA di Ponorogo ikut serta acara kirab ini. Tak lupa pula dimalam suro selalu bertakjubkan kembang api yang dipertontonkan dan diakhiri dengan acara Larung Risalah Doa di Telaga Ngebel.

dsc01940

Kirab dari SMK 2 dan SMA 3 Ponorogo

dsc01954

Pertukaran Pelajar yang terdapat di SMA Negeri 1 Ponorogo

dsc01950

Atraksi yang berasal dari SMP Negeri Ponorogo

Tak hanya warga Kota Ponorogo saja yang bersedia menyaksikan acara ini, dari beberapa kota diluar Ponorogopun ikut serta meramaikan acara ini. Selama kurang lebih 8 hari acara digelar, tak sepi dari pengunjung yang berdatangan semakin hari semakin ramai. Apalagi jika menjelang malam satu suro, semakin larut malam pengunjung tak henti-hentinya datang. Begitu pula dengan peserta group reog yang ikut serta dalam acara Festival Reog Ponorogo XV, bisa dibilang peserta dari Sabang sampai Merauke yang ikut acara ini.

Berikut daftar peserta Grup Reyog di acara Fastival Reog Ponorogo XV

No.

Nama Grup Reyog

Asal

1.

Singo Tirang

Kota Semarang, Jawa Tengah

2.

Reyog Pulo Gadung

Kota Jakarta Timur, DKi Jakarta

3.

Sardulo Seto

Kota Batu, Jawa Timur

4.

Liman Singo Budoyo

Kab. Lampung Timur, Lampung

5.

Jwalita Praja

Kab. Trenggalek, Jawa Timur

6.

Singo Duto Bantarangin

Kab. Gunung Kidul DIY

7.

Singo Joyo Jati

Kota Balikpapan, Kaltim

8.

Margo Mulyo

Kota Tarakan, Kaltim

9.

Singo Mulang Joyo

Kota Metro, Lampung

10.

Dewan Kebudayaan Reyog

Prop. Lampung

11.

Karya Budaya

Kab. Keerum, Papua

12.

Suro Menggolo

Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau

13.

Lancang Kuning

Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau

14.

Pudak Arum

PT. Semen Gresik, Jawa Timur

15.

Gembong Hadijaya

Kab. Nganjuk, Jawa Timur

16.

Purbaya

Kota Surabaya, Jawa Timur

17.

Suryo Budoyo

DKI Jakarta

18.

Pemkab. Wonogiri

Kab. Wonogiri, Jawa Tengah

19.

PSRM Sarduloanurogo

Universitas Jember, Jawa Timur

20.

Seni Reyog Raja Laut

Kab. Bengkalis, Riau

21.

Margo Rukun

Kab. Waropen, Papua

22.

Karyo Singo Yudho

Kutai Kartangera, Kaltim

23.

Kusumo Budoyo

Kab. Blitar, Jawa Timur

24.

Bantarangin

Kota Probolinggo, Jawa Timur

25.

Singo Manggolo

Kota Balikpapan, Kaltim

6 Tanggapan to “Grebeg Suro “Festival Reog Ponorogo””

  1. Wah….q mlai hri jumat ampek senen k ponorogo nnton thu reog, ya ampun…rame bwnget dech…Mga tahun depan bisa k sana lagi hehehehehe

  2. hiduuuup reog ponorogo.I love reog ponorogo khususnya rizky…..mmmuahhh

  3. saya sangat setuju dengan diadakanya acara ini, karena dengan acara ini kita dapat melestarikan budaya daerah nasional, dan juga dapat menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa

    pidato mode on… :D

  4. saya sangat mendukung sekaligus prehatin…
    kegiatan grebeg suro disertai festifal selama ini hanya menyisakan kebanggaan dan prestasi bagi penyelenggara…
    tetapi bagaimana dengan pekerja seninya? yang bermandi keringat… untuk nama besar ponorogo..
    seyogyanya mereka dan keluarga seniman aman dan terkondisi untuk mendapatkan kehidupan layak..
    agar mereka tidak terbang ke malaysia, amerika atau arab saudi..
    sepantasnya anak-anak seniman terjamin pendidikannya
    atau seniman dipermudah untuk menjadi PNS..
    jangalah mereka hanya dijadikan alat..
    Selamat untuk semua yang peduli Ponorogo

  5. kliru mbak..bukan SMA 1 Po.Tetapi SMA N @ PONOROGO..it pertukaran pelajarnya…
    mhon segera di ganti….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: