Dibalik Balutan JiLbabku….

Di jaman sekarang ini, kita lihat semakin banyak para muslimah yang berjilbab. Semoga ini menjadi bukti kesadaran para muslimah akan perintah Alloh ta’ala sebagaimana tersebut dalam firmannya dalam surat An Nur: 31 :

“Katakanlah kepada wanita beriman, hendaklah mereka menahan pandangan mereka, memelihara kemaluan mereka dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa nampak. Hendaklah mereka menutupkan khimar mereka ke dada mereka; dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka……”

Akan tetapi kita kadang-kadang salah mengartikan terhadap orang yang berjilbab. Apakah dia berjilbab benar-benar mengharap ridlho dari Allah SWT ataukah hanya mengikuti mode zaman sekarang. Kita tidak tau semua itu, tetapi bagaimanapun juga kita harus berpikir positif terhadap mereka yang sudah bersedia menutup aurat mereka untuk tidak dipamerkan kepada orang khususnya kaum lelaki.

Itulah yang tengah aku rasakan saat itu, beberapa tahun yang lalu aku ingin sekali memakai jilbab, karena sebelumnya aku sudah terbiasa memakai jilbab dengan mengikuti acara yang berbau agama…. tapi disaat aku ingin memakai jilbab sebagai bukti taat aku kepada Allah SWT, ada saja cobaan yang aku hadapi sehingga aku kurang yakin dan belum siap untuk menutup aurat aku. Kemudian memasuki sekolah SMK dan hampir rata2 penghuninya kaum hawa otomatis sangat tidak sedikit sekali yang memakai jilbab. Di kelas aku dengan penghuni 25 orang dengan 3 cowox, min yang mengenakan 10 orang. Melihat temen2 aku, aku ingin sekali memakai itu jilbab, tetapi lain kata lain di hati…Hati lom siap belum mendapat angin dari Surga hehehehehe……

Menginjak kelas 3 SMA dan itu juga lagi sbuk-sibuknya menghadapi berbagai macam-macam ujian aku berniatan untuk menggunakan apa yang seharusnya dilakukan oleh perempuan (Eeettss….tpi jangan beranggapan kalau mau ujian tz jilbaban, SALAH BESAR) dan tepat diulang tahun aku yang bertepatan jatuh hampir di akhir tahun RAHASIA, aku memantapkan diri dari hati yang paling dalam mengenakan sebuah kain yang kemudian dibalutkan di kepala untuk memutupi aurat kita. Ya..mungkin alhmdulillah saat itu aku mendapatkan Angin Surga kali yaw…hehehehe. Aku sich berharap semoga dengan aku memakai jilbab, aku mendapat hidayah dari Allah SWT dan selalu merasa nyaman dan terjaga dengan apa yang aku kenakan sekarang amin..

Aku memakai jilbab ternyata membawa kedamaian di ruang kelas aku saat itu, kenapa..?? karena tak di sangka pada waktu aku membeli baju lengan panjang dan itu aku ditemenin temen aku Zora namanya, dia kaget kenapa aku membeli baju panjang putih, untuk apa dan buat siapa??? Dia bertanya kepada aku, secara langsung aku menjawab dengan nada enteng buat “Adik aku” tetapi dya tetap gak percaya. Dia mengetahui aku ingin memakai jilbab di saat aku ingin menjahitkan bet sekolah..Nah..ketahuan dech🙂😀, akhirnya tanpa disengaja secara spontanitas, si Zora juga berniatan memakainnya. Keesokan harinya dia sangat sbuk dan ribet sekali untuk mencari Rok panjang yang terdiri dari Rok Abu-abu, Hitam dan Kotak-kotak. Alhmdulillah gak lama kemudian dia mendaptkannya. Seneng dech rasanya🙂

Hari Senin hari yang menggembirakan secara bersamaan dan secara gak disengaja Aku ‘n Zora pun memakai Jilbab…Seneng dech rasanya. Semua teman pada kaget semua, ada yang bilang,’Ada angin apakah ini” hehehehe……dengan rasa tersipu malu dan terbawa suasana senang aku hanya menebarkan senyum manis aku :)), mau gimana lagi itulah yang pantas aku berikan kepada mereka..Dan ini yang sangat di sangka untuk aku akhirnya Vici dan Sofi menyusul mengenakan jilbab pula..Wah….3MM2 itulah kelas aku, terasa seperti surga sangat banyak sekali yang mengenakannya. Seperti Pesantren aja..hehehehehe..

Terima Kasih Ya Allah…Engaku telah membukakan pintu hati hamba untuk menjalankan perintahmu. Semoga dengan menggunakan kain ini, hambamu senantiasa berada dalam lindunganmun dan berikanlah petunjuk bagi hamba jika lupa akan sesuatu yang menyesatkan.

Demikian, adalah wajib bagi seluruh kaum wanita, baik yang merdeka, maupun yang budak untuk menutupkan jilbab ke seluruh tubuhnya ketika mereka keluar rumah. Maka wahai saudariku, kenakanlah jilbab sebagai bentuk keta’atanmu kepada Alloh dan RasulNya. Sungguh, perintah Alloh ta’ala akan memuliakanmu, menghindarkan dirimu dari kerusakan, menahanmu dari maksiat, melindungimu agar tidak tergelincir kepada kehinaan. Allohu’alam.

Satu Tanggapan to “Dibalik Balutan JiLbabku….”

  1. semoga istiqomah, sesungguhnya wanita terlihat lebih mulia ketika menutup auratnya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: