“Hari Ibu” 22 Nopember

Kubuka album biru, penuh debu dan usang

Kupandangi semua gambar diri, kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang, dahulu penuh kasih

Teringat semua cerita orang tentang riwayatku

* Kata mereka diriku selalu dimanja

Kata mereka diriku selalu ditimang

Nada-nada yang indah, slalu terurai darinya

tangisan nakal dari bibirku , takkan jd deritanya

Tangan halus dan suci, tlah mngkap tubuh ini

jiwa raga dan sluruh hidup telada berikan

* Kata mereka diriku selalu dimanja

Kata mereka diriku selalu ditimang………

Oh….bunda ada dan tiada dirimu kan selalu ada didalam hatiku

Hari ini Kamis (22/12) tepat diperingati dengan peringatan “Hari Ibu”. Ibu yang mengandung kita selama 9 bulan, yang membesarkan kita dengan penuh kasih sayang yang tidak bisa tergantikan oleh siapapun. Hanya ibu yang selalu menemani kita disaat kita membutuhkannya ibu selalu ada buat kita yang mengerti dengan kondisi kita. Dengan peringatan hari ibu inilah kita akan selalu mengingatnya bahwa “Surga ditelapak kaki ibu”. Kita tidak akan lupa dengan hal itu.

Kadang-kadang kita selalu menentang keingiunan orang tua, membantah perintahnya, tidak menuruti keinginannya. Tapi, orang tua kasih sayangnya kepada kita tidak akan berkurang.

Sepenggalan cerita :
17 tahun yang lalu, tumbuhlah seorang wanita yang dibesarkan oleh nenek dan kakeknya dari kecil nenek dan kakeknyalah yang merawatnya tanpa orang tua yang berada didekatnya. Tapi, disaat gadis tersebut duduk dibangku kelas 2 SD, kakeknya meninggal dunia. Betapa sedihnya gadis tersebut. Merasa kasian terhadap nenek tercinta terpaksa sebagai cucu yang disayang dari kecil harus menemani neneknya. Sehingga tinggallah gadis itu dengan neneknya.
Tinggal tanpa orang tua yang berada di dekatnya karena dari kecil orang tua bekerja, rasanya terasa kurang lengkap kebahagian meskipun si gadis tinggal bersama nenek yang selalu sayang kepada gadis itu. Setelah beberapa tahun menjalani kehidupan bersama nenek tercinya sehingga gadis tersebut berumur 17 tahun.Tak lama kemudian, gadis itu tertegun kaget karena nenek yang selama ini menjaga dan merawat dia meninggal dunia karena terkena penyakit stroke. Gadis tersebut sangat kaget dan tak bisa menerima kenyataan karena merasa kehilangan sekali. tapi mau gimana lagi ini sudah Takdir Tuhan dan tidak bisa dirubah lagi.

Setelah itu gadis yang kini berusia 17 tahun, terpaksa tinggal bersama orang tua mereka, dimana yang dari kecil tidak pernah diasuh oleh mama dan papanya. Selama tinggal bersama orang tua, gadis tersebut merasa tertutup/tidak fair terhadap mereka apalagi kalo bersama ibu. Tapi gadis tersebut sayang selalu dengan orang tua, begitupun juga dengan orang tyua yang selalu sayang dan selalu melindungi anaknya.

When u feel u r alone in a crowd, when u think no one could understand u, when u think ur love is rejected by others, and when u hate ur life just close ur eyes and think about Her who loves u truly, cares for u in ur loneliness, she is no one else but ur MOM … ! Happy Mother’s Day of Dec 22nd, 2008 Love u Mom….

Satu Tanggapan to ““Hari Ibu” 22 Nopember”

  1. Kenapa hari ibu jadi tanggal 22 Nopember?

    Mother’s Day of Dec 22nd, 2008 Love u Mom…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: