Harus Bisa!!! Seni Kepemimpinan ala SBY

Memang sich sebelumnya saya tidak pernah membaca buku ini, saya mengetahui ini dari acara TV tadi malam (Rabu, 11 Maret 2009) pukul 8 malam. Acara khusus disiarkan selama 2 jam dengan mengangkat tema “Harus Bisa” dengan pembawa acara Helmi Yahya dan di hadiri oleh Ibu Negara beserta jajaran negara lainnya dan para peserta yang memiliki profesi yang berbeda (Tentara, Guru, Mahasiswa dan Pengusaha). Dan yang tidak terduga, Narasumber langsung dengan Bapak Presiden RI Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

harus-bisa

Buku berjudul Harus Bisa! Seni Kepemimpinan ala SBY ini ditulis oleh Dr. Dino Patti Djalal. Dino tadinya terkenal sebagai diplomat di Deplu RI sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Kepresidenan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk urusan luar negeri.

Pada sampul depannya, tertulis di situ bahwa buku ini adalah catatan harian Dino (selama menjadi staf khusus Presiden SBY). Lho, jadi ini buku tentang leadership atau catatan harian? Dua2nya. Ini buku tentang kepemimpinan gaya SBY dan sekaligus merupakan catatan Dino tentang segala peristiwa dan cerita selama dirinya membantu Presiden SBY sebagai staf khusus.

Dari sini buku ini tentunya sangat menarik kalo dibaca dan dipahami betul, selain menambah wawasan, buku tersebut juga bisa dijadikan tonggak atau pegangan untuk menjadi seorang pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat dan khusunya untuk keluarga.

Buku ini dibagi menjadi 6 bagian besar:

  1. Memimpin dalam Krisis
  2. Memimpin dalam Perubahan
  3. Memimpin Rakyat dan Menghadapi Tantangan
  4. Memimpin Tim dan Membuat Keputusan
  5. Memimpin di Pentas Dunia
  6. Memimpin Diri Sendiri

Pada masing2 bagian tersebut, Dino menulis beberapa cerita tentang berbagai macam kegiatan, kebijakan, tutur kata dan tingkah laku Presiden SBY serta menggarisbawahi beberapa poin penting tentang kepemimpinan SBY. Menarik.

Beberapa pelajaran penting yang bisa diambil dari buku ini antara lain:

  1. Seorang pemimpin harus bisa berpikir di luar kerangka yang ada, atau thinking outside the box. Dia juga harus selalu mendorong anak buahnya berpikir seperti itu. Berpikirlah sekreatif mungkin.
  2. Seorang pemimpin sejati harus berani mengambil resiko, karena inilah yang membedakannya dengan follower.
  3. Lakukan pendobrakan (breakthrough) namun lakukan secara cerdas dan terukur.
  4. Pemimpin harus menguasai masalah untuk kemudian membuat keputusan secara tepat dan cepat serta tahu resikonya.
  5. Pemimpin harus bisa menjaga amanah dan memegang janji.
  6. Pemimpin harus konsisten, dalam tutur kata dan perilaku.
  7. Pemimpin harus jujur, berakhlak bagus dan bermoral tinggi.
  8. Pemimpin harus bisa menjaga kehormatan dirinya, keluarga dan orang2 yang dipimpinnya.
  9. Pemimpin harus punya rasa percaya diri yang tinggi.
  10. Pemimpin harus bermental tangguh.
  11. Pemimpin harus bisa mengayomi anak buah dan mendukung anak buahnya untuk berkembang dan berkembang.
  12. Pemimpin itu harus santun dan menghormati orang lain serta elegan dalam bersikap.

Poin2 di atas mungkin sudah sering kita dengar dalam berbagai pelajaran atau kursus2 kepemimpinan. Tapi, saya rasa sangat bagus juga kalau kita terapkan pada diri kita sendiri, karena masing2 kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri dan keluarga.

Dari buku ini, saya juga menjadi lebih banyak tahu tentang siapa dan bagaimana sosok Presiden SBY ini. SBY digambarkan sebagai seorang yang cerdas (tak heran, soalnya beliau ini adalah seorang Doktor dan purnawirawan Jenderal TNI, lulusan terbaik Akmil pula). Siapa pun Presiden RI tahun 2009 nanti, saya pikir Indonesia memang butuh pemimpin bangsa yang cerdas dan brilian, yang menguasai banyak permasalahan bangsa dan punya wawasan yang luas seperti SBY.

SBY juga digambarkan sebagai seorang yang sangat memperhatikan detail dan teliti serta perfeksionis. Contohnya, beliau selalu me-review naskah2 pidatonya dan mengoreksi kata demi kata sampai beliau benar2 puas terhadap naskah pidato tersebut. Mungkin inilah yang kemudian membuat SBY dianggap sebagai seorang yang peragu dan lamban dalam mengambil keputusan oleh lawan2 politiknya.

SBY juga dituliskan sebagai seorang yang energik dan punya stamina tinggi. Pola kerjanya bahkan membuat para stafnya sempat “jungkir balik” untuk menyesuaikan dengan ritme kerja SBY yang sangat tinggi.

Dari beberapa kisah, kita juga bisa melihat sosok SBY sebagai seorang anak manusia biasa yang bisa marah, sedih, gembira dan menangis. Sesungguhnya, kehidupan sebagai seorang manusia saja sudah berat, ini masih ditambah lagi dengan tanggung jawabnya memimpin 220 juta rakyat Indonesia. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana beratnya menjadi seorang Presiden negara Republik Indonesia ini. Herannya, banyak sekali politisi yang ingin duduk di kursi ini ya… :D

Juga diceritakan beberapa kisah tentang sisi kemanusiaan dan sosial SBY. Beliau dikenal cukup dekat dengan para anak buahnya, walaupun dikatakan tetap “menjaga jarak” untuk alasan profesionalisme dan integritas beliau sebagai seorang pemimpin.

Di mata Dino, SBY digambarkan sebagai sosok seorang bapak, mentor sekaligus pemimpin yang mengayomi dan memberikan banyak pelajaran serta dukungan kepada dirinya. Secara pribadi, SBY bahkan menjadi saksi pernikahan Dino. Sebagai anak buah, Dino pasti sudah sering disemprot atau dimarahi. Tapi, SBY juga tak pelit memuji anak buahnya untuk berterima kasih dan memberi motivasi sekaligus.

Bagi sebagian politisi dan pihak2 yang tidak suka terhadap SBY, mungkin buku ini bisa dianggap terlalu memihak dan mengedepankan hal2 yang baik saja tentang SBY. Tapi, kalau kita berpikiran jernih, kita bisa mengambil banyak pelajaran dari buku ini. Terlepas dari siapa SBY itu.

Menurut saya, masing2 Presiden negeri ini adalah yang putra terbaik bangsa dalam memimpin bangsa ini pada masanya. Soekarno adalah putra terbaik saat Indonesia sedang berjuang untuk merdeka dan mempertahankan kemerdekaan. Soeharto adalah putra terbaik kita saat Indonesia sedang butuh pemimpin yang menarik bangsa ini dari keterpurukan ekonomi saat itu. Begitu juga presiden2 yang selanjutnya.

Dan saya pikir, sekarang SBY juga adalah putra terbaik bangsa yang terpilih untuk memimpin Indonesia. Apalagi beliau dikenal bersih, jujur, jauh dari masalah KKN dan berintegritas tinggi. Kita sebagai rakyat punya kewajiban untuk mendukung siapapun pemimpin kita, selama sejalan dengan konstitusi, Undang-undang dan tidak korup. :D

Dalam rangkaian acara yang ditayangkan tadi malam, diceritakan pula tragedi yang di alami oleh beliau yakni saat akan mengunjungi peresmian Top One di Subang dengan lalu lintas yang sangat padat sekali sehingga terhalang untuk SBY melewati kawasan tersebut akhirnya apa yang terjadi yang seharusnya menaiki mobil Kepresidenan terpaksa menaiki Motor milik Tentara AL, Dengan segala cara apapun akan dilakukan oleh SBY.

Yang kedua waktu akan berkunjung ke Pasema, Jayawijaya, Papua yang merupakan kawasan pelosok. Saat itu cuaca tidak mendukung untuk tebang ke sana menggunakan Helikopter kabut berterbangan kesana kemari yang sangat membahayakan jika terpaksa untuk terbang. Tapi sebagai seorang pemimpin yang meiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, dengan bacaan Bismillah akhirnya Presiden SBY terpaksa terbang kesana meskipun sudah berkali-kali bolak-balik karena cuaca buruk.

Nah…….dari sinilah kita mengetahui bahwa betapa besarnya jiwa kepemimpinan SBY demi memajukan visi dan misi dan mencapai tujuan yang diinginkan.

11 Tanggapan to “Harus Bisa!!! Seni Kepemimpinan ala SBY”

  1. Kalau sudah menang, apapun dibilang sudah benar itu. kalau sudah kalah, iyaa tidak usah ngomong, iya kan?

  2. hanya tuk mengheningkan cipta..mendedah eksistensi kita tempo doeloe..sekedar tahu..menjadi manusia baru. dan kau takkan menyesalinya. INDONESIANS HAVE TO LISTEN THIS VOICE: http://demonzbabtizm.wordpress.com/welkam-guestbuk/

  3. meskipun saya kurang tahu tentang masalah seperti ini tapi saya berharap kelk indonesia bisa mendapatkan memajukan bangsanya

  4. saya setuju dan saya rasa presiden SBY adalah presiden yang terbaik dari presiden yang pernah ada di indonesia. Jangan dapatkan yang lebih jelek lagi

  5. menurut saya sosok SBY adalah seorang pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia menjadi negara makmur. semangat beliau menginspirasi saya untuk elalu berusaha.

  6. saya bangga mempunyai presiden seperti SBY, saya melihat sosok SBY mempunyai kepemimpinan yang sangat bagus…….
    Tetap Semangat

  7. saya kemarin dapat kesempatan mengikuti lombanya dan alhamdulillah dapat undangan ketemu presiden dan ikutan syuting acara tersebut

  8. jujur dan tidak pandang bulu… i just follow the leader like you.. SBY’ take your time for once again..ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani….this country need best of the best leader like you sir…

  9. novina lestari Says:

    seorang yang kuat akan fitnah….terlihat soft…tp dia pekerja keras…terima kasih atas perjuangan Pak Sby terhadap bangsa ini…siang dan malamnya hanya tersita untuk memikirkan bangsa indonesia ini agar menjadi lebih baik….i miss u…SBY…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: